| Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |   | Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |

Bimtek Petani dan Penyuluh di Kabupaten Kediri, Ini Harapan Kementerian Pertanian

Bimtek Petani dan Penyuluh di Kabupaten Kediri, Ini Harapan Kementerian Pertanian

Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) bekerja sama Komisi IV DPR RI mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh Pertanian, bertempat di P4S Agro Utama Mandiri Kabupaten Kediri.

Bimtek turut dihadiri anggota Komisi IV DPPR RI, Ir. Endro Hermono, perwakilan Bupati Kediri, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten Kediri, dan 100 peserta yang terdiri dari petani, penyuluh dan pemuda tani.

bimtek peningkatan kapasitas petani 5

Kegiatan bimtek bagi petani dan penyuluh ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan petani dan penyuluh pertanian dalam upaya mencapai program pembangunan pertanian.

Seperti dikatakan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo bahwa pengembangan sumber daya manusia sangat penting untuk mengoptimalkan sektor pertanian ke depan.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan RI, Dedi Nursyamsi juga mengatakan, SDM pertanian menjadi faktor pengungkit peningkatan produktivitas sektor pertanian, karenanya perlu ditingkatkan kapasitasnya.

Sejalan dengan yang disampaikan Mentan dan Kepala BPPSDMP Kementan RI, Setya Budhi Udrayana selaku Direktur Polbangtan Malang menjelaskan alasan kegoatan disebut bimbingan teknis. Polbangtan Malang, kata dia, menyelenggarakan pendidikan vokasi (pendidikan formal), juga pendidikan non formal yang salah satu bentuknya adalah bimtek.

“Bimtek ini masih ada didalam ranah tugas maupun fungsi Polbangtan,” ujar Uud, sapaannya, Rabu (31/4/2021).

Oleh sebab itu ketika ada program nasional tentang Peningkatan Kapasitas Penyuluh dan Petani, Polbangtan Malang menjadi salah satu UPT yang dipilih untuk menyelenggarakannya. Bimtek masuk dalam program utama kita yakni bidang pendidikan.

Menyinggung kondisi pertanian nasional, ia menjelaskan, berdasarkan data statistik terakhir semenjak pandemi covid-19, sektor pertanian merupakan nilai surplus untuk pendapatan negara.

“Persentase 12,5 % pendapatan negara kita ditunjang dari sektor pertanian. Menurut Menteri Pertanian, meskipun dengan adanya pandemi covid-19 pertanian tidak boleh berhenti sekejap pun,” ujarnya.

Kembali pada persoalan petani dan penyuluh. Diakui atau tidak keberadaan penyuluh bagi petani adalah mitra. Itulah kenapa sasaran bimtek adalah penyuluh dan petani, sehingga manfaat dari acara ini dapat diambil untuk mereka.

Dalam kegiatan itu, Asisten I Sekda Kabupaten Kediri Ir. Edi Yuwono  yang mewakili Bupati Kediri mengapresiasi penyelenggaraan Bimtek Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh di wilayah koordinasi Polbangtan Malang.

Menurutnya, kegiatan tersebut mendukung pembangunan pertanian di Kabupaten Kediri yang juga berdampak positif dalam upaya kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap bimtek dapat meningkatkan kemampuan dan kapasitas petani dalam berusaha tani serta meningkatkan kemampuan dan kapasitas penyuluh dalam melakukan transfer teknologi kepada petani.

“Ucapan terima kasih kepada Polbangtan Malang, semoga kegiatan bimtek ini dapat meningkatkan kapasitas sumber daya petani dan penyuluh di Kabupaten Kediri,” ujarnya. (*)


Sumber :

https://www.timesindonesia.co.id/read/news/338732/bimtek-petani-dan-penyuluh-di-kabupaten-kediri-ini-harapan-kementerian-pertanian#.YGcbq5jDasQ.whatsapp

Leave a Reply