| Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |   | Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |

Ciptakan Wirausahawan Muda Pertanian di Malang Melalui Program YESS Kementan, Ini Langkah Polbangtan Malang

Ciptakan Wirausahawan Muda Pertanian di Malang Melalui Program YESS Kementan, Ini Langkah Polbangtan Malang

Upaya pengembangkan jejaring kerja, terus dilakukan oleh Program Youth Entrepreneurship And Employment Support System (YESS) Polbangtan Malang, sebagai PPIU (Provincial Programme Implementation Unit) melakukan pertemuan MultiStakeholder di ruang Anusapati Kantor Pemerintah Kabupaten Malang samping alun-alun Kota Malang, Senin (22/9/2020).

Forum bertujuan untuk berbagi pengalaman praktik dan tantangan pengembangan kewirausahaan kaum muda di pedesaan.

Hadir dan membuka kegiatan tersebut Kepala Bappeda Kabupaten Malang, Ir. Tomie Herawan,MP. Dalam sambutannya Tomie berharap forum ini menjadi cikal bakal jejaring yang dapat memberi masukan kepada pemerintah Kabupaten Malang untuk mengembangkan strategi pembangunan pertanian yang menjadi sektor unggulan Kabupaten Malang, dalam bentuk peta jalan pengembangan pertanian terutama menjelang penyusunan Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) periode 2021-2025 kedepan.

Selain itu, Tomie berharap hasil kegiatan Forum Group Discusion (FGD) ini dapat mengikat dengan dibuatnya komitmen forum  ini untuk dapat menjadi motor penggerak pembangunan pertanian di Kabupaten Malang.

Kemudian acara tersebut dilanjutkan dengan pemaparan gambaran umum program YESS oleh program manajer PPIU Jawa Timur, Dr. Novita Dewi.K. S.Pt. MSi. Dalam paparannya Novi menyampakan target program YESS ini akan menyasar 32.500 orang- orang muda yang mencari pekerjaan di sektor berbasis pertanian.

Melalui 4 komponen program kegiatan yaitu Masa Peralihan Kerja Pemuda Pedesaan, Kewirausahaan Pemuda Desa, Investasi untuk pemuda desa dan lingkungan yang memungkinkan bagi pemuda desa

Kegiatan ini akan dilakukan hingga 2025 dan selaras dengan masa RPJMD Kabupaten Malang. Pelaksanan kegiatan tetap menerapkan propokol kesehatan di masa pandemi Covid 19, Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan FGD berbagi pengalaman pelaksanaan program pengembangan kepemudaan oleh stakeholders yang hadir.

Kegiatan tersebut diawali dengan pemaparan pengalaman pengusaha muda milenial sektor pertanian Diyah Rahmawati W, dari Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Bumi Malang Lestari yang menjadi duta petani milenial. Beliau menceritakan bagaimana pengalaman jatuh bangunnya seorang anak muda petani sayur hingga kini beromzet 80 juta per bulan dengan kelompoknya. Hal yang paling mengispirasi beliau hingga saat ini adalah bimbingan  Program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian (PWMP) yang juga akan dikembangkan oleh program YESS ini kedepan.

Dalam forum diskusi ini juga terindentifikasi beberapa program terkait yang dilakukan oleh peserta yang hadir diantaranya; Program pengembangan pertanian oleh BRI Wilayah Malang, Balai Latihan Kerja UPT Singasari, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UMKM yang berkomitmen untuk berkontribusi dan berbagi sumber daya dengan program YESS ini.

Selain itu juga terindentifikasi simpul simpul jenis program pertanian yang dilakukan oleh BPP dan P4S diataranya: Pengembangan kopi dan industri turunannya di wilayah dataran tinggi Kabupaten Malang (Bantur Ampel Gading dan Dampit), Pertanian Hidroponik, Pengembangan budidaya porang, desa wisata dan pengolahan hasil paska panen.

Salah satu tantangan yang sangat kental disampaikan oleh beberapa peserta yang hadir adalah kurangnya koordinasi antar pemangku kepentingan dalam menjalankan program pemuda pertanian ini. Oleh karena itu melalui rencana tindak lanjut disepakati pertemuan pertemuan lanjutan secara intensif setelah acara ini diantaranya pertemuan pengembangan pertanian cluster baru yang akan di koordinir BRI bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di bulan Oktober mendatang, pertemuan P4S yang dikoordinir oleh pemuda milenial, sinkronisasi program pelatihan pemuda yang akan dikoordiir oleh BLK Singosari.

Hadir pula dalam Kegiatan ini KADIN Kabupaten Malang, Kepala UPT dan koordinator Penyuluh pertanian yang dalam diskusi banyak memberikan informasi terkait pengembangan industri dan pemasaran hasil pertanian serta wisata berbasis pertanian, harapannya Program YESS menjadi simpul koodinasi program pengembangan minat pemuda sektor pertanian pedesaan di Kabupaten Malang. (*)

Leave a Reply