| Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |   | Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |

Kemas Apik Produk Pertanian, Stand Mahasiswa Polbangtan Malang Curi Perhatian Warga

Kemas Apik Produk Pertanian, Stand Mahasiswa Polbangtan Malang Curi Perhatian Warga

Dampak pandemi covid-19 begitu sangat terasa di sektor pertanian, khususnya serapan hasil panen ditingkat petani yang seringkali mengalami kendala. Diantaranya dampak yang paling signifikan adalah harga yang jatuh, bahkan jauh dibawah harga pokok produksi (HPP).

Kendati demikian, Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo mengisyaratkan agar pertanian tidak boleh berhenti, dan Kementerian Pertanian terus mendorong keterlibatan generasi milenial untuk terjun menggeluti usaha pertanian sekaligus membantu petani untuk mencarikan terobosan pasar melalui ekosistem digital serta beragam program stimulus lainnya.

Pasarkan Produk Pertanian 3

Hal ini direspon baik oleh sekelompok mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang dengan berinisiatif membuat usaha kolektif mengemas hasil pertanian dan memasarkannya di Pasar Tani yang diadakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso, mereka membuka stand rutin setiap Jumat (28/8/2020) pagi.

Menurut Novita Dewi Kristanti selaku Wakil Direktur III Polbangtan Malang, para mahasiswa tersebut melakukannya sambil mengisi waktu luang semester. Mereka juga aktif, mulai dari melakukan budidaya (bertanam) hingga pemasaran hasil pertanian secara mandiri. Sehingga tidak hanya mencari pengalaman, bermitra dan berbisnis, tetapi secara tidak sadar telah melakukan Teaching Factory seperti yang dilakukan saat di Kampus.

Pasarkan Produk Pertanian 2

Diantara beberapa produk yang hasilkan dan dikemas dengan baik oleh Tretan Farm antaralain: Cocopeat, Poc urine kelinci, POC susu basi kuning telur, Sayur-sayuran, Buah-buahan, Pupuk Bokashi, Jamur Tiram, Jamur Bonggol Jagung, Sayur Hidroponik, Aneka Olahan Pertanian dan Tanaman Hias. Produk-produk tersebut cukup menarik perhatian pengunjung dan warga sekitar, sehingga banyak juga yang laku dan terjual habis.

Pemasaran dilakukan bersama sama, ada yang dipasarkan melalui media sosial (online) seperti di marketplace facebook dan instagram. Produk-produk dari sekelompok mahasiswa Polbangtan Malang tersebut sengaja disatukan dalam satu brand yaitu “Tretan Farm”. Menurut mereka, arti Tretan dalam bahasa madura yaitu saudara, sehingga dengan bertani dan belajar bersama dapat meningkatkan tali silaturahmi kekeluargaan. (*)


Sumber : https://www.timesindonesia.co.id/read/news/293782/kemas-apik-produk-pertanian-stand-mahasiswa-polbangtan-malang-curi-perhatian-warga

Leave a Reply