| Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |   | Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |

Kementan Bantu Bibit dan Pendampingan untuk Optimalkan Lahan Pekarangan

Kementan Bantu Bibit dan Pendampingan untuk Optimalkan Lahan Pekarangan

Pertanian tidak boleh berhenti, harus tetap tanam, harus tetap berproduksi bahkan bisa mengoptimalkan lahan marginal dan juga pekarangan di sekitar rumah.

Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang menyerahkan 2000 bibit tanaman hortikultura kepala Dandenpom Divif2/Vira Cakti Yudha untuk optimalkan lahan pekarangan sebagai bagian dari kegiatan ketahanan pangan ditengah pandemi covid-19.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) selalu mengatakan, masyarakat harus terus tercukupi kebutuhan pangannya karena ini yang menjadi kekuatan bangsa.

”Di tengah serangan virus Covid-19 pertanian menjadi sumber kekuatan dan penyelamat bangsa,” kata SYL.

Arahan tersebut dipertegas kembali oleh Kepala Badan PPSDMP, Dedi Nursyamsi bahwa pertanian tidak berhenti walaupun ditengah serangan Covid-19.

“Masalah pangan adalah masalah yang sangat utama, hidup matinya suatu bangsa. Saat ini pejuang melawan Covid-19 bukan hanya dokter, perawat dan tenaga medis tapi juga seluruh insan pertanian yang bahu membahu menyediakan pangan bagi seluruh masyarkat. Pertanian tidak boleh berhenti apapun yang terjadi,” ujar Dedi.

Bibit tanaman hortikultura yang diserahkan Kementan kepada Dandenpom Divif2/Vira Cakti Yudha ini diterima langsung oleh Mayor Cpm Sundoro, SH di Markas Detasemen Polisi Militer yang berlokasi di Lawang. Bibit sebanyak 2000 polibag tersebut terdiri dari Bibit Cabai 500 polibag, Bibit Terong 500 polybag, Bibit lotus 200 polibag, Bibit tomat 500 polibag dan Brokoli 300 polibag.

Kabupaten Malang dengan jumlah penduduk sekitar 820 ribu jiwa ini, sebagai salah satu wilayah sentra tanaman tanaman hortikultura di Jawa timur yang menjadi penyangga kebutuhan pangan (khususnya sayur dan buah-buahan) bagi masyarakat Jatim.

Tentu, akan memberi dampak signifikan jika gerakan optimalisasi lahan pekarangan tersebut bisa digalakkan.

Kementan melalui Politeknik Pembangunan Pertanian Malang dengan menggandeng Dandenpom Vira Cakti Yudha turut melakukan pengawalan program melalui bantuan bibit dan kegiatan pendampingan bahwa ditengah pandemi covid-19 masyarakat tetap bisa tanam, ketahanan pangan dimulai dari pekarangan rumah sendiri. (*)


Sumber :

https://www.timesindonesia.co.id/read/news/266937/kementan-bantu-bibit-dan-pendampingan-untuk-optimalkan-lahan-pekarangan

Leave a Reply