| Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |   | Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |

Kementan Optimalkan Panen Raya saat Pandemi

Kementan Optimalkan Panen Raya saat Pandemi

Sesuai arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) bahwa sektor pertanian adalah tulang punggung pangan  di tengah upaya Pemerintah dalam menanggulangi Covid-19.

Meski tengah pandemi, petani di desa Beru, Kecamatan Wlingi, Kabulaten Blitar, Provinsi Jawa Timur tetap melaksanakan panen raya. Meski begitu panen dilaksanakan sesuai protokol kesehatan dalam mencegah covid- 19.

“Tanggung jawab menyediakan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia merupakan spirit bagi keluarga besar Kementerian Pertanian dan semua pelaku pembangunan pertanian,” tegas Mentan SYL. Stok Pangan di wilayah Bilitar, Provinsi Jawa Timur harus dipastikan dalam kondisi aman.

Desa tersebut merupakan wilayah binaan Kostratani Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar dengan luasan panen 12.050 ha dan jumlah produksi gabah kering panen (GKP) sebanyak 72.304 ton.

Alsintan.jpg

Kostratani Kabupaten Blitar khususnya di Kecamatan Wlingi yang merupakan wilayah sentra produksi padi di Blitar, hari ini ( Kamis,16/4) petani sedang melakukan panen raya padi seluas 200 ha.

Petani di wilayah ini telah memanfaatkan alsintan berupa combain harvester (mesin pemanen) yang di bantu oleh Kementerian Pertanian. Mereka tergabung di Poktan dan membentuk Brigade Alsintan “Barokah” dibawah binaan tenaga pendamping alsintan Kementerian Pertanian.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedy Nursyamsi mengungkapkan saat ini Kementerian Pertanian bertranformasi dari pertanian tradisional menjadi pertanian modern dan Era Industri 4.0. “Ciri-ciri pertanian modern terlihat dari pelaku usaha pertanian dalam penggunaan teknologi informasi, internet dan juga penggunaan alat dan mesin pertanian,’’ jelasnya.

Oleh karena itu, pengoperasian alsintan dalam panen raya padi merupakan hal yang mutlak. Dengan peran pendampingan mahasiswa dan dosen Polbangtan Malang, maka sebagian besar anggota Poktan telah dapat mengoperasikan alsintan seperti combine harvester.

Kementan.jpg

Terlebih dimasa pandemi covid-19 ini anjuran pemerintah untuk social distancing (jaga jarak) harus diterapkan termasuk oleh para petani. Maka pemanfaatan alsintan ini menjadi bagian dari solusi untuk mengurangi kerumunan orang banyak saat melakukan panen raya di lahan karena dengan mekanisasi sehingga tidak terlalu banyak membutuhkan tenaga kerja.

Panen raya padi di wilayah binaan Kostratani Kabupaten Blitar ini diperkirankan masih akan terus berlangsung terutama pada bulan Mei dan Juni 2020.

Sementara itu, Mantri Tani Kecamatan Wlingi, Ninik Dwi Handayani menyampaikan bahwa pada bulan Mei luasan yang bisa dipanen 6.787 ha dengan jumlah GKP 40.724 ton dan bulan Juni luasan yang bisa dipanen 2.296 ha dengan jumlah GKP 13.777 ton.

Dengan rataan hasil panen 7 ton per hektar serta area tanam yang sangat luas ini, rasanya kegiatan panen raya mustahil akan efektif ditengah pandemi jika tanpa menggunakan mekanisasi.(*)


Sumber :

https://www.timesindonesia.co.id/read/news/265871/kementan-optimalkan-panen-raya-saat-pandemi

Leave a Reply