| Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |   | Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |

Kostratani Jombang Kendalikan Serangan Hama Tikus dengan Tanam Padi Serentak

Kostratani Jombang Kendalikan Serangan Hama Tikus dengan Tanam Padi Serentak

Antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya krisis pangan akibat Covid-19 ataupun saat musim kemarau nanti menuntut Kementerian Pertanian melakukan gerakan olah tanah dan Percepatan Tanam Padi. Hal ini turut direspon oleh para petani di Jombang sebagai salah satu daerah sentra padi di Jawa Timur dengan melakukan percepatan tanam untuk menjaga ketersediaan pangan.

Target penanaman serentak yang dijadwalkan selesai dalam bulan Juni ini dilakukan di Desa Balungsari Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang. Diharapkan bisa selesai dalam bulan Juni ini dengan luas 159 ha.

Menurut Indra Rachmadi, Kepala Seksi Ekstensifikasi Padi Irigasi dan Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian bahwa apabila ini tidak bisa kita gerakkan secepatnya. Maka kesempatan petani untuk panen dan sekaligus mulai menanam horti di bulan Oktober akan terlewatkan. Dan itu bisa menjadikan pendapatan petani akan menurun.

Bahwa penanaman padi serentak yang dilakukan selesai di bulan ini harapannya bisa dijadwalkan bisa di panen bulan Oktober nanti.

Idem.jpg

“Hari ini kita berkolaborasi dengan Distanbun Jombang dan Polbangtan Malang mengerahkan 20 unit traktor untuk percepatan olah tanah supaya bisa tanam serentak bulan Juni,” ujar Indra

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa upaya penanaman padi serentak ini juga bisa membantu mengendalikan serangan hama tikus secara lebih efektif. Sehingga harapannya petani bisa panen di minggu pertama bulan Oktober.

Disamping itu petani juga mendapat bantuan obat tikus dari Petrokum, yang diserahkan langsung hari itu juga oleh perwakilan dari perusahaan kepada anggota poktan. Disaksikan oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan dan Ditjen Tanaman Pangan.

Pengendalian hama tikus ini menjadi konsen dari para penyuluh karena akibat dari hama tikus ini petani sempat menunda tanam karena dihantui binatang perusak padi. Sehingga lahan sempat dibiarkan.

Sementara itu, Sinah, SP Penyuluh Pertanian sekaligus Koordinator Wilayah Kecamatan Megaluh, menjelaskan bahwa Kostratani Kabupaten Jombang menargetkan pengolahan lahan seluas 159 ha ini bisa terselesaikan dalam tempo 10 hari dengan menggunakan alsintan. Sehingga akhir Juni sudah bisa tanam serentak.

Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian telah menugaskan Polbangtan Malang untuk melakukan pendampingan terutama dalam meningkatkan kapasitas SDM Petani dalam mengoperasikan alsintan.

Hal ini telah ditegaskan oleh Direktur Polbangtan Malang Dr. Bambang Sudarmanto, S.Pt., MP bahwa pihaknya akan sharing dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Jombang untuk menyiapkan pelatihan mengoparesaikan alsintan dan manajemen UPJA yang secara teknis akan disesuaikan dengan kebutuhan Poktan/Gapoktan.

“Dalam waktu dekat kita akan melakukan pelatihan dalam bentuk SL terkait operator alsintan atau pelatihan lainnya terkait peningkatan SDM yang bisa kita kolaborasikan di tengah keterbatasan anggaran, namun tetap pertanian tidak boleh berhenti,” ujar Bambang. (*)


Sumber :

https://www.timesindonesia.co.id/read/news/276317/kostratani-jombang-kendalikan-serangan-hama-tikus-dengan-tanam-padi-serentak

Leave a Reply