| Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |   | Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |

Percepat Olah Tanah dan Tanam Padi di Jatim, Kementan Kerahkan Tenaga Pelatih Alsintan

Percepat Olah Tanah dan Tanam Padi di Jatim, Kementan Kerahkan Tenaga Pelatih Alsintan

Gerakan Olah Tanah dan Percepatan Tanam merupakan kegiatan Padat Karya yang akan dilaksanakan pada propinsi sentra utama produksi padi. Kegiatan ini mengerahkan petani sebanyak mungkin dan petani penggarap. Pemerintah memberikan bantuan operasional dan bantuan tunai untuk petani, petugas pelaksana, termasuk juga TNI.

Hal ini digagas oleh Kementerian Pertanian (Kementan) untuk merespon dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya kemarau yang diprediksikan oleh BMKG pada akhir tahun 2020, yang diantaranya memprediksikan 27.5% di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua akan masuk awal musim kemarau di bulan Juni 2020, dengan mengaktifkan semua UPT di Indonesia untuk melakukan “Gerakan Olah Tanah dan Percepatan Tanam”.

Salah satu wilayah binaan Kostratani Kementerian Pertanian di Jawa Timur, tepatnya di Desa Balungsari, Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang hari ini (8/6) sedang melakukan gerakan olah tanah dan percepatan tanam padi seluas 159 hektar.

Tanam-Serentak.jpg

Target penanaman serentak yang dijadwalkan selesai dalam bulan juni ini diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi petani di Jombang selain untuk merespon kekhawatiran terjadinya musim kemarau di bulan Juni.

Menurut Indra Rachmadi Kepala Seksi Ekstensifikasi Padi Irigasi dan Rawa Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Jombang bahwa penanaman padi serentak yang dilakukan selesai di bulan ini agar petani bisa panen bulan oktober nanti.

“Apabila ini tidak bisa kita gerakkan secepatnya, maka kesempatan untuk menanam horti di bulan oktober akan terlewatkan dan itu menjadikan pendapatan petani akan menurun. Maka, kita berkolaborasi dengan Distanbun Jombang dan Polbangtan Malang mengerahkan 20 unit traktor untuk percepatan olah tanah supaya bisa tanam serentak bulan juni” Ujar Indra

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa upaya penanaman padi serentak ini juga bisa mengendalikan serangan hama tikus secara lebih efektif. Sehingga harapannya petani bisa panen di minggu pertama bulan Oktober.

Sementara itu, Penyuluh Pertanian sekaligus Koordinator Wilayah Kecamatan Megaluh, Sinah, SP menuturkan bahwa kegiatan olah tanah untuk persiapan tanam serentak bulan juni di Desa Balungsari sudah mencapai 80% dari 159 ha, tinggal 20% lagi karena ada 2 desa yang sedang mengalami kendala karena banjir.

Kostratani-Jombang.jpg

“ Pengolahan lahan seluas 159 ha dengan mengerahkan 20 unit traktor ini ditargetkan selesai dalam 10 hari, sedangkan semai dan sebar benih bisa kita selesaikan dalam 12 -15 hari kedepan” kata Sinah

Senada dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) bahwa Pangan Indonesia harus terus memperkuat sektor pertanian, tidak hanya dalam masa pandemi Covid-19 namun juga hingga pasca pandemi Covid-19, salah satunya yaitu dengan mendorong percepatan tanam melalui Komando Strategis Pembanguan Pertanian (Kostratani) yang ada di setiap kecamatan.

”Ini merupakan tantangan yang nyata dan telah berdampak pada masyarakat Indonesia. Oleh karena itu persiapan pangan di musim covid-19 adalah solusi yang paling tepat. Kita harus segara mempersiapkan penanaman padi yang lebih cepat dan penyaluran sarana prasarana yang tepat,” tegas SYL.

Hal tersebut juga ditegaskan kembali oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Prof. Dr. Ir Dedi Nursyamsi, M.Agr bahwa produksi bahan makanan pada masa pademi covid 19 tetap terus berjalan.

“Pertanian harus tetap berjalan, apapun yang terjadi,” kata Dedi dalam petikan jejak digitalnya.

Dalam mengawal pelaksanaan Gerakan olah tanah dan percepatan tanam di wilayah binaan kostratani Jawa Timur ini, BPPSDMP Kementan telah menugaskan Polbangtan Malang sebagai penanggung jawab Kostratani di Kabupaten Jombang, khususnya untuk melatih dan meningkatkan kapasitas SDM petani dalam memanfaatkan alsintan agar lebih optimal. (*)


Sumber :

https://www.timesindonesia.co.id/read/news/276162/percepat-olah-tanah-dan-tanam-padi-di-jatim-kementan-kerahkan-tenaga-pelatih-alsintan

Leave a Reply