| Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |   | Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |

Polbangtan Malang Gandeng 6 Lembaga Pertanian untuk Majukan Pertanian Tebu

Polbangtan Malang Gandeng 6 Lembaga Pertanian untuk Majukan Pertanian Tebu

Penyiapan SDM pertanian yang mandiri, professional, berdaya saing dan berjiwa wirausaha ke depan mutlak harus dilakukan. Polbangtan Malang sebagai lembaga pendidikan tinggi di lingkup Kementerian Pertanian punya andil besar dalam mewujudkan hal tersebut.

Di samping juga untuk mendukung program utama Kementerian Pertanian di bidang perkebunan khususnya tanaman tebu maka diperlukan pengembangan role model perkebunan tebu berbasis mekanisasi dan teknologi 4.0.

Dalam upaya merealisasikan hal tersebut, Dr. Bambang Sudarmanto, S.Pt., MP,l., Direktur Polbangtan Malang telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan 6 Lembaga Pertanian.

Adapun yang turut dalam perjanjian kerjasama tersebut antaralain Direktur PT Rejoso Manis Indo (RMI), Kepaia Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun), Kepala Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan), Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian (BBSDLP), Kepala Balai Besar Perbenihan clan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBP2TP) Surabaya, dan Direktur Politeknik Enjiniring Pertanian.

Penandatanganan MoU dilaksanakan di Museum Tanah dan Pertanian, Selasa (3/3).

Tujuan dari kerjasama ini sebagaiamana disebutkan dalam pasal Perjanjian Kerjasama (PKS() tersebut yaitu terwujudnya percontohan budidaya tanaman tebu di lahan kering dengan menerapkan teknologi modern.

Mulai dari pengelolaan, penyiapan lahan, pengolahan, penanaman, pemeliharaan, pengendalian hama penyakit, pemanenan yang nantinya dapat digunakan sebagai contoh dan model sistem pengelolaan tanaman tebu bagi masyarakat maupun dunia usaha dan dunia industri.

Kerjasama ini juga untuk menghasilkan dan mengembangkan sumberdaya manusia yang unggul, inovatif melalui diseminasi teknologi, serta kegiatan publikasi dan forum keilmuan/teknologi dalam rangka mewujudkan kemajuan subsektor perkebunan.

Sedangkan manfaat secara langsung bagi Polbangtan Malang adalah memperoleh fasilitas pembelajaran dan usaha sebagai teaching factory/teaching farm (TEFA) bagi mahasiswa.

Ditegaskan pula pada pada pasal tentang ketentuan lain-lain dalam perjanjian kerjasama tersebut bahwa Perjanjian Kerja Sama (PKS) ini harus dapat memberikan manfaat yang sebaik-baiknya bagi para pihak dan pihak terkait lainnya.

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan 6 lembaga pertanian tersebut sebelumnya telah diawali dengan proses dan tahapan koordinasi yang cukup panjang, sekaligus sebagai bagian dari rencana tindak lanjut FGD yang telah diadakan di Polbangtan Malang pada 27 Maret 2019 lalu. (*)


Sumber :

https://www.timesindonesia.co.id/read/news/254477/polbangtan-malang-gandeng-6-lembaga-pertanian-untuk-majukan-pertanian-tebu

Leave a Reply