| Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |   | Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |

Polbangtan Malang Terjunkan Tim Pendamping untuk Pastikan BPP Model Kostratani Sumenep Terkoneksi AWR

Polbangtan Malang Terjunkan Tim Pendamping untuk Pastikan BPP Model Kostratani Sumenep Terkoneksi AWR

Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan Malang) terus melakukan pendampingan di beberapa wilayah di Jawa Timur. Sejak minggu kedua bulan September 2020 masih tercatat kurang lebih 89 BPP tersebar di berbagai wilayah Jawa Timur masih belum terkoneksi dengan Agricultural War Room (AWR) Kementerian Pertanian.

Kali ini Polbangtan Malang menerjunkan tim pendampingannya ke Kabupaten Sumenep di Pulau Madura. Tercatat 9 BPP di kabupaten sumenep belum terkoneksi AWR diantaranya adalah Kecamatan Masalembu, Tangalo, Raas, Gayam, Sapeken, Batuan, Kangayan, Arjasa dan Giligenting. Beberapa kecamatan tersebut terletak di Kepulauan Madura yang kesulitan mendapatkan akses internet.

Polbangtan Malang bekerjasama dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sumenep menggelar pertemuan dengan mengundang 9 BPP tersebut. Pertemuan yang dihadiri oleh Kabid Sarana Prasarana Penyuluhan M. Ali Ridlo, SP, MMA. dan Kabag Administrasi Umum Polbangtan Malang Novi Nuraini, S.Si, MP. ini diselenggarakan di ruang pertemuan Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sumenep pada tanggal 24 dan 25 September 2020.

Polbangtan Malang2

Tujuan dari pertemuan ini adalah mendampingi dan membantu admin 9 BPP untuk dapat mengakses Aplikasi Laporan Utama Kementerian Pertanian sehingga bisa terkoneksi langsung dengan AWR. Aplikasi Laporan Utama ini merupakan terobosan oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo agar Indonesia mempunyai Big Single Data Pertanian yang akurat.

Novi Nuraini menyampaikan bahwa input data yang dilakukan oleh admin BPP ke dalam aplikasi Laporan Utama adalah penentu arah kebijakan pertanian Indonesia, jadi diharapkan input data yang dilakukan adalah data yang paling valid.

Hal ini didukung penuh oleh Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sumenep Habe Hajat, SP, M.Si.

“Kita bertekad untuk meng”hijau”kan seluruh wilayah Kabupaten Sumenep agar terkoneksi semua dengan AWR jangan sampai ada yang masih tercatat “merah” ini juga yang selalu dihimbaukan oleh Kepala Dinas kita” ungkapnya sekaligus menutup pertemuan tersebut.

Dengan terkoneksinya 9 BPP di Kabupaten Sumenep ini maka sekitar 95% wilayah Jawa Timur telah “hijau” yang artinya sudah terkoneksi dengan AWR Kementerian Pertanian, tinggal beberapa BPP yang tersebar di kabupaten Bondowoso, Pacitan, Pasuruan dan kota Surabaya kurang lebih ada 1 hingga 2 BPP di masing-masing kabupaten tersebut yang masih belum terkoneksi dengan AWR. Seluruh langkah dari Polbangtan Malang ini untuk menyukseskan program utama Kementerian Pertanian RI mewujudkan ketahanan pangan. (*)


 

Leave a Reply