| Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |   | Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |

Tingkatkan Produksi, Petani Diminta Manfaatkan Bantuan Pemerintah

Tingkatkan Produksi, Petani Diminta Manfaatkan Bantuan Pemerintah

Guna meningkatkan produksi pertanian, para petani diajak agar memanfaatkan bantuan dan fasilitasi dari pemerintah. Bantuan tersebut juga bermanfaat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh anggota Komisi IV DPR RI, Endro Hermono dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh Aula Kantor Desa Karangsari Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung, Kamis (1/4/2021).

“Selama ini banyak bantuan prasarana dan sarana produksi yang pemerintah berikan kepada petani dalam upaya mendorong peningkatan produksi pangan dalam negeri.

Selain itu, Endro mengajak petani memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang diberikan pemerintah tersebut dengan baik. Di antaranya alsintan berupa, traktor roda dua dan roda  empat, pompa air, cultivator, hingga alat penyemprotan demikian juga alat panen.

“Semua untuk petani agar biaya produksinya bisa ditekan, ditingkatkan produksinya. Kelebihan buat petani bisa lebih besar,” ujar Endro.

Endro menambahkan, tidak hanya alat mesin pertanian yang pemerintah berikan, tapi juga benih seperti Padi, Jagung, Kedelai, Kacang, Cabai, Bawang Putih, Bawang Merah, Jahe dan subsidi pupuk seperti Pupuk anorganik (Urea, Superphos, ZA, NPK)Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO).

Mantan Wabup Blitar itu juga menyampaikan beberapa permasalahan dan tantangan pertanian nasional antara lain perubahan iklim yang meningkatkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, kekeringan, dan tanah longsor.

Sistem irigasi yakni pendangkalan sungai, waduk, kanal, buruknya sistem distribusi dan pengelolaan air.
Lahan pertanian kurangnya ketersedian lahan pertanian baru, maraknya konversi lahan pertanian menjadi lahan pemukiman dan industri.

Regenerasi pertanian ada sekitar 33,4 juta petani di Indonesia. 2,7 juta petani usia milenial dan 30,7 juta usia ‘kolonial’. Maka dari jumlah diatas betapa kecilnya jumlah petani milenial di negara kita ini.

Ia juga menyebut masalah di industri pertanian yakni minimnya pengembangan industri pertanian nasional yang inovatif, berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Hal-hal yang disampaikan Endro tersebut berkaitan dengan SDM pertanian Indonesia. Ini sesuai arahan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo  yang mengatakan, peningkatan kualitas SDM menjadi salah satu fokus Kementan. “Salah satu fokus kita adalah meningkatan kualitas SDM. Dengan SDM yang berkualitas tersebut, kita akan meningkatkan pertanian,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, perihal pentingnya peningkatan SDM.

“Jika ingin pertanian maju, majukan dahulu kualitas SDM. Karena SDM yang berkualitas bisa menghadirkan inovasi dan terobosan-terobosan yang dibutuhkan pertanian,” kata Dedi yang ditujukan pula kepada petani dan penyuluh pertanian di Indonesia. (*)


Sumber :

https://www.timesindonesia.co.id/read/news/338711/tingkatkan-produksi-petani-diminta-manfaatkan-bantuan-pemerintah#.YGcMXzV3InY.whatsapp

Leave a Reply