| Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |   | Selamat Datang di Zona Integritas Polbangtan Malang |

“Ujung Tombak Pertanian, Petani dan Penyuluh Harus Berkapasitas”

“Ujung Tombak Pertanian, Petani dan Penyuluh Harus Berkapasitas”

 

Petani dan penyuluh sebagai ujung tombak sektor pertanian diharapkan memiliki kapasitas yang terus meningkat, seiring dengan tuntutan dan perkembangan zaman. Hal tersebut ditegaskan Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang), Dr Setya Budhi Udrayana saat berbicara pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Petani dan Penyuluh di Kabupaten Blitar, Selasa (30/3/2021).

“Ujung tombak sektor pertanian adalah petani dan itu tidak bisa dipisahkan dengan penyuluh,” kata pria yang akrab disapa Uud itu di hadapan sekitar 100 peserta bimtek.

Berkaitan dengan hal tersebut, Uud menyebut bahwa selama pandemi Covid-19, sektor pertanian tumbuh positif dan paling tinggi dibandingkan sektor lain. Tren positif tersebut, kata dia, tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam dunia pertanian.

Dia berharap, melalui bimtek yang merupakan bagian dari pendidikan, kapasitas petani dan penyuluh pertanian semakin meningkat.

“Bimtek ini bagian dari pendidikan nonformal yang outputnya peningkatan kapasitas peserta,” ujarnya dalam acara yang dihadiri oleh anggota Komisi IV DPR RI, Endro Hermono.

Petani dan Penyuluh Polbangtan 2

Sebagai informasi, bimtek bagi petani dan penyuluh tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian (Kementan RI) bekerja sama dengan Komisi IV DPR RI.

Mengenai keterlibatan Polbangtan Malang dalam bimtek, Uud menjelaskan bahwa Polbangtan adalah bagian dari BPPSDMP Kementan RI. “Oleh karenanya, Polbangtan menyelenggarakan bimtek ini merupakan pekerjaan sehari-hari dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pendidikan khususnya pendidikan nonformal,” ujarnya.

Uud berharap ada sinergi yang semakin baik antara pemerintah dengan DPR RI dalam membangun kinerja pertanian ke depan.

“Mudah-mudahan apa yang kita niatkan dan jalankan di sini selalu membawa manfaat dan menjadikan nilai ibadah untuk kita semua,” ujar Uud.

Harapan senada disampaikan Endro Hermono. Anggota parlemen kelahiran Blitar itu berharap adanya bimtek ini akan menjadikan petani tangguh dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Dia pun optimistis pertanian di Kabupaten Blitar dan secara umum di Indonesia semakin maju dan berkembang. “Positif, pertanian Indonesia maju,” ucap mantan Wakil Bupati Blitar itu.

Kegiatan bimtek peningkatan kapasitas petani dan penyuluh di Kabupaten Blitar pada hari ini, digelar di dua lokasi yakni Kampung Coklat Kecamatan Kademangan, dan Gedung Serbaguna Desa Ngoran, Kecamatan Nglegok. Hadir pula perwakilan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar. (*)


Sumber :

https://www.timesindonesia.co.id/read/news/337917/ujung-tombak-pertanian-petani-dan-penyuluh-harus-berkapasitas#.YGNLJS-RRBQ.whatsapp

Leave a Reply