Malang – MALANG – Kepala Balurjaltim, Kolonel Laut I Gede Merta Yasa, S.Sos., S.E., M.M., bersama jajaran melaksanakan kunjungan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Pembekalan Keterampilan (Bektram) TNI Angkatan Laut di Kampus II Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pelatihan berjalan dengan baik sekaligus memperkuat kerja sama yang telah terjalin antara TNI AL dan Polbangtan Malang dalam meningkatkan keterampilan kewirausahaan para peserta.
Dalam rangkaian kunjungannya, Kepala Balurjaltim juga melakukan penanaman bibit anggur varietas Tamaki di Kebun Anggur Duta Pengangguran Kampus II Polbangtan Malang. Kegiatan tersebut memiliki keterkaitan dengan salah satu materi pelatihan Bektram, yakni Perencanaan Bisnis Anggur Perkotaan.
Melalui kegiatan ini, peserta diperkenalkan pada potensi pengembangan usaha pertanian yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan secara produktif, termasuk di lingkungan perkotaan.
Apresiasi Kerja Sama yang Telah Berjalan 25 Angkatan
Dalam kunjungannya, Kolonel Laut I Gede Merta Yasa menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan pelatihan Bektram yang selama ini telah menjalin kerja sama dengan Polbangtan Malang.
Menurutnya, keberlanjutan program yang telah berjalan selama 25 tahun dan mencapai 25 angkatan menunjukkan hubungan kerja sama yang telah terbangun dengan baik.
“Kami sangat berharap kerja sama dengan Polbangtan Malang ini dapat terus berlanjut. Selama 25 tahun, program ini telah berjalan hingga mencapai 25 angkatan. Kami juga melihat bahwa tenaga pengajar yang terlibat memiliki profesionalisme dan kompetensi yang sangat baik dalam memberikan pembekalan kepada para peserta,” ungkapnya.
Apresiasi tersebut menjadi dorongan bagi Polbangtan Malang untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pelatihan, baik dari sisi materi, tenaga pengajar, maupun pembelajaran praktik yang sesuai dengan kebutuhan peserta.
Kerja sama yang telah berlangsung selama puluhan tahun ini juga menjadi bagian penting dalam memperluas kontribusi Polbangtan Malang sebagai lembaga pendidikan vokasi pertanian yang tidak hanya melayani pendidikan mahasiswa, tetapi juga mendukung peningkatan keterampilan berbagai kelompok masyarakat dan instansi.
Melalui pembekalan yang berorientasi pada praktik, peserta diharapkan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan kegiatan usaha produktif secara mandiri.
Bekali Anggota TNI AL dengan Keterampilan Agribisnis
Program Bektram Kewirausahaan Bidang Agribisnis Pertanian TNI AL Wilayah Timur Triwulan IV Tahun 2026 Batch II dilaksanakan pada 13–23 Oktober 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan melalui Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Polbangtan Malang tersebut diikuti oleh 20 peserta dari TNI AL dengan menggabungkan pembelajaran teori dan praktik lapangan.
Selama sembilan hari efektif, peserta memperoleh pembekalan mengenai berbagai peluang usaha di bidang pertanian, mulai dari kegiatan budidaya, pengolahan hasil, hingga pengelolaan dan pemasaran produk.
Materi yang diberikan mencakup dasar agribisnis pertanian, manajemen budidaya dan bisnis jamur tiram, pengolahan limbah pertanian, pertanian perkotaan, manajemen usaha pertanian, hidroponik, pengolahan hasil pertanian, perencanaan bisnis anggur perkotaan, serta manajemen budidaya dan bisnis jeruk.
Beragam materi tersebut dirancang agar peserta tidak hanya memahami cara menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga mengenali peluang untuk mengembangkannya menjadi usaha yang memiliki nilai ekonomi.
Melalui kegiatan praktik, peserta mendapatkan kesempatan melihat secara langsung penerapan pengetahuan pertanian yang dapat dijadikan bekal dalam merencanakan usaha mandiri.
Penanaman Anggur Tamaki, Kenalkan Peluang Usaha Pertanian Perkotaan
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian dalam kunjungan Kepala Balurjaltim adalah penanaman bibit anggur varietas Tamaki di Kebun Anggur Duta Pengangguran Kampus II Polbangtan Malang.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian kunjungan, tetapi juga memperlihatkan potensi tanaman anggur sebagai salah satu komoditas yang dapat dikembangkan dalam usaha pertanian perkotaan.
Melalui materi Perencanaan Bisnis Anggur Perkotaan, peserta mendapatkan wawasan mengenai pentingnya memilih komoditas yang sesuai, memanfaatkan lahan, memperhitungkan biaya produksi, serta menyusun strategi pemasaran.
Budidaya anggur menjadi salah satu contoh bahwa peluang usaha pertanian tidak selalu bergantung pada kepemilikan lahan yang luas. Dengan perencanaan dan pengelolaan yang tepat, pemanfaatan lahan produktif dapat menjadi bagian dari pengembangan usaha bernilai ekonomi.
Keberadaan Kebun Anggur Duta Pengangguran di Kampus II Polbangtan Malang juga menjadi sarana pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan budidaya dengan pengembangan kewirausahaan.
Melalui pendekatan tersebut, peserta diharapkan dapat melihat pertanian sebagai sektor yang menawarkan beragam peluang usaha, baik melalui kegiatan produksi maupun pengembangan produk dan pemasaran.
Polbangtan Malang dan TNI AL Perkuat Sinergi Pengembangan SDM
Direktur Polbangtan Malang menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada institusinya untuk mendukung peningkatan keterampilan kewirausahaan anggota TNI AL.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Puslatker atas kepercayaan yang diberikan kepada Polbangtan Malang untuk menjalin kerja sama dalam kegiatan Bektram ini. Kami berharap kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang dan semakin memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Puslatker TNI AL, Letkol Marinir Lutfi Arif, menyampaikan bahwa antusiasme anggota TNI AL dalam mengikuti kegiatan pembekalan keterampilan cukup tinggi.
“Ini merupakan batch kedua pelaksanaan kegiatan Bektram melalui kerja sama TNI AL dengan Polbangtan Malang. Antusiasme anggota TNI AL untuk mengikuti kegiatan ini sangat tinggi. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan untuk merintis dan mengembangkan usaha mandiri setelah kegiatan selesai,” ungkapnya.
Melalui kerja sama tersebut, Polbangtan Malang terus memperluas perannya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia pertanian melalui pendidikan dan pelatihan berbasis keterampilan praktis.
Kunjungan monitoring dan evaluasi Kepala Balurjaltim sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat keberlanjutan kolaborasi yang telah terjalin, dengan harapan pelatihan Bektram dapat terus memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kompetensi dan kemandirian ekonomi para peserta.
Penanaman bibit anggur Tamaki menjadi salah satu gambaran bagaimana kerja sama pendidikan dan pelatihan dapat diwujudkan melalui pembelajaran langsung, sekaligus membuka wawasan mengenai peluang usaha pertanian yang produktif dan berkelanjutan. (*)




