MALANG – Mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) Program Studi Agribisnis Peternakan memperkenalkan produk-produk inovasi hasil pengolahan pertanian dan peternakan dalam kegiatan “Launching Product”, Rabu (22/5/2024). Acara ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di bidang pertanian.
Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman menegaskan bahwa generasi emas pertanian berada di anak-anak muda karena mereka mempunyai tekat, kreativitias, dan inovasi yang kuat untuk mengembangkan pertanian. Maka dari itu diperlukan dukungan Kementan terutama untuk modal usaha dan pengembangan kompetensi
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, Menyampaikan pentingnya membangun SDM bertanya yang berkualitas kreatif dan inovatif.
“SDM menjadi faktor pengungkit peningkatan produktivitas sektor pertanian sehingga perlu ditingkatkan kapasitas serta memberikan dukungan untuk terus melahirkan inovasi-inovasi yang berguna untuk memajukan sektor pertanian,” ungkap Dedi
Menurut Dedi, melalui pendidikan vokasi, Kementan melahirkan SDM yang kompetitif sebagai tenaga kerja pertanian andal dan unggul (job seeker) serta sebagai pengusaha pertanian milenial andal, kreatif, inovatif, profesional, serta mampu menyerap lapangan pekerjaan sektor pertanian sebanyak mungkin (job creator).

Polbangtan Malang sebagai salah satu pendidikan vokasi dibawah naungan BPPSDMP memiliki komitmen untuk menghasilkan lulusan dengan profil sebagai qualified job seekers dan qualified job creators di sektor pertanian. Dengan mempersiapkan generasi muda yang mampu menjawab tantangan regenerasi petani dan menjadi penggerak utama pembangunan sektor pertanian di Indonesia.
Wakil Direktur Polbangtan Malang, Novita Dewi Kristanti menyatakan pihaknya sedang menggelar launching product hasil karya mahasiswa semester 2 Program Studi Agribisnis Peternakan.
Novita Dewi sangat antusias terhadap kegiatan ini karena kegiatan ini dapat mengasah kemampuan mahasiswa dalam bidang wirausaha.
“Saya sangat bahagia dapat melihat kreatifitas kalian yang luar biasa, kegiatan ini sebaga ajang memupuk jiwa wirausaha kalian. Bisnis yang berhasil adalah bisnis yang dijalankan, tidak hanya membuat bisnis plan atau bisnis model canvas tapi tidak dijalankan. Terlepas untung atau rugi, itu adalah bagian dari perjalanan membangun bisnis” katanya.
Ketua Program Studi Agribisnis Peternakan Polbangtan Malang, Luki Amar menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa atas kreativitas mereka dalam membangun sebuah project bisnis
“Semoga kegiatan ini bisa berjalan rutin, karena tiap minggu akan kita evaluasi dan melihat perkembangan modal usaha dan bagaimana metode promosi yang dilakukan,” ujar Luki.
Dalam acara tersebut, terdapat 15 kelompok mahasiswa yang mendirikan stand untuk menjual produk-produk mereka, antara lain Roostel Rolls, Sempol Pedas, Chicken Seawed Rolss, Bakso Aci, Wonton Chicken, Nasi Gigit Ayam kemangi, Bola – Bola Bakar, Poki Chicken, Mini Corndog, Dimsum dan Pentol Joss, Chikiwir, Samboza.
Produk-produk tersebut merupakan wujud nyata dari beberapa pengetahuan dan keahlian yang telah dipelajari oleh mahasiswa Polbangtan Malang melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempraktekkan kemampuan dalam berwirausaha dan menghasilkan produk-produk yang bermanfaat bagi masyarakat.





