MALANG – Sebanyak 150 calon mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) yang berhasil lulus seleksi administrasi tengah berjuang pada tahap berikutnya.
Tahap kedua ini adalah tes wawancara. dan tes fisik. Sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah naungan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), Polbangtan Malang saat ini sedang menggelar seleksi wawancara bagi peserta pendaftaran mahasiswa baru jalur Tugas Belajar, Jalur Undangan Anak Petani dan Penuluh Pertanian Gelombang II dan Jalur Prestasi.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut Polbangtan menjadi salah satu lembaga yang berkontribusi besar dalam mencetak SDM pertanian.
“Polbangtan adalah masa depan pertanian. Ke depan kita berharap pertanian di Indonesia bisa bersaing dengan negara tetangga-tetangga,” ujar Amran.
Plt. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan pendidikan vokasi menjadi jawaban atas kebutuhan SDM pertanian yang andal, dengan menyatukan antara kemampuan intelektual dan pengembangan karakter.

“Kekuatan karakter sangat penting, karena akan membuatnya menjadi seorang yang kuat, mampu bertarung dan mampu mencari jalan keluar terhadap segala tantangan yang ada,” ujar Dedi.
Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana, menjelaskan bahwa melalui tes wawancara dan tes fisik ini, pihaknya dapat mengevaluasi karakter serta minat setiap calon mahasiswa terhadap dunia pertanian.
“Tujuan kami adalah memastikan bahwa setiap calon mahasiswa memiliki komitmen dan ketertarikan yang tinggi terhadap pertanian, sehingga mereka siap untuk menghadapi tantangan yang ada,” ujar Setya Budhi Udrayana.
Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Polbangtan Malang, Andi Warnaen, menjelaskan bahwa tahap tes wawancara dan fisik adalah bagian penting dari proses seleksi untuk memastikan kandidat memenuhi standar yang ditetapkan.
“Kami melakukan tes ini untuk memilih calon mahasiswa yang tidak hanya memenuhi persyaratan akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan kesungguhan untuk berkarir di sektor pertanian,” jelas Andi Warnaen.
“Tes wawancara dan tes fisik hari ini bertujuan untuk memastikan bahwa calon mahasiswa memenuhi kriteria yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pertanian. Kami berharap para peserta dapat mengikuti proses seleksi ini dengan baik, dan menjadi bagian dari Polbangtan Malang,” ujar Andi.
Melalui proses seleksi yang ketat ini, Polbangtan Malang berkomitmen untuk terus mencetak SDM pertanian yang unggul dan siap bersaing di kancah nasional maupun internasional. Dengan dukungan penuh dari Kementerian Pertanian, diharapkan para mahasiswa baru yang terpilih dapat membawa inovasi dan kontribusi nyata bagi kemajuan sektor pertanian Indonesia





