Tingkatkan Literasi Digital Mahasiswa, Polbangtan Malang Gelar Pelatihan Microsoft Office Basic dan Advance

136

Malang – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang melalui Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB) menyelenggarakan Pelatihan Microsoft Office Basic & Advance bagi mahasiswa PPB pada 24–26 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kampus I Polbangtan Malang itu bekerja sama dengan PT AMD Academy Indonesia sebagai upaya meningkatkan kompetensi digital mahasiswa dalam menghadapi tuntutan dunia akademik dan dunia kerja.

Pelatihan dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dasar hingga lanjutan dalam penggunaan aplikasi Microsoft Office. Selain mendukung penyelesaian tugas akademik secara efektif dan tepat, materi tingkat lanjut juga difokuskan pada peningkatan produktivitas, kemampuan analisis data, penyusunan laporan yang profesional, serta penguatan daya saing lulusan di dunia kerja.

Ketua Jurusan sekaligus Ketua Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan Polbangtan Malang, Rika Despita, menjelaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari strategi program studi dalam menyiapkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dia menambahkan, Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan memiliki dua profil lulusan, yaitu Penyuluh Pertanian Berkelanjutan dan Sociopreneur (wirausaha).

“Kedua profil tersebut membutuhkan penguasaan Microsoft Office sebagai bagian dari kompetensi kerja,” ujar Rika.

Ia menegaskan, melalui pelatihan tersebut, pihaknya berharap mahasiswa tidak hanya mampu mengoperasikan aplikasi, tetapi juga memiliki literasi digital yang mendukung proses belajar, analisis data, penyusunan laporan, hingga pengambilan keputusan di dunia profesional.

Melalui pelatihan itu pula, Polbangtan Malang terus memperkuat komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia pertanian yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi transformasi digital sektor pertanian.

Peningkatan kompetensi digital diharapkan menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk berkontribusi sebagai penyuluh pertanian maupun sociopreneur yang mampu mendorong kemajuan pertanian Indonesia. (*)