Ratusan Siswa SMP N 22 Kota Malang Melakukan Kunjungan ke Polbangtan Malang

327

MALANG – Agroeduwisata adalah salah satu dari Tri Dharma Perguruan Tinggi Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang yang memiliki salah satu visi untuk menarik minat generasi muda di bidang pertanian. Salah satu caranya melalui program agroeduwisata yang menyasar kalangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak, hingga Sekolah Menengah.

Agroeduwisata merupakan kombinasi usaha pertanian (agro), edutourism (ilmu pengetahuan dan keterampilan), dan ecotourism (rekreasi lingkungan pertanian). Ketiga kategori ini dikelola secara terintegrasi.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa tidak ada alasan bagi anak muda untuk menjadi pengusaha yang bergelut di sektor pertanian, karena 8 dari 10 pengusaha terkaya bekerja di sektor pertanian.

“Tekad kuat dan kerja keras, mengubah nasib mereka, sehingga mampu bangkit dari keterpurukan ekonomi masa lalu,” kata Mentan Amran.

Idha Widi Arsanti, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), menekankan betapa pentingnya peran yang dimainkan oleh generasi muda dalam industri pertanian.

“Saat ini, petani kita sudah semakin tua, sedangkan kebutuhan pangan tidak semakin sedikit. Itulah mengapa sangat penting mendorong regenerasi petani, yang tentunya akan menyokong ketahanan pangan,” ujar Idha.

Pada Kamis, 10 Oktober 2024, 128 siswa dari SMP N 22 Kota Malang mengunjungi Polbangtan Bogor. Pada kesempatan ini, Tim Agroeduwisata yang dijalankan oleh Teaching Factory Polbangtan Malang, yang bertindak sebagai pemandu dan instruktur bagi para pengunjung. Adapun lokasi program Agroeduwisata ini berada di kampus Polbangtan Malang yang terletak di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Kegiatan yang dilakukan cukup variatif yaitu berkeliling kampus diantaranya dengan mengunjungi ruminansia kecil, ruminansia besar, divisi agroinput, laboratorium alsintan, divisi pengolahan hasil dan packing house.

Kepala SMP N 22 Kota Malang, mengatakan bahwa program Agroeduwisata ini memberikan pengalaman yang sangat berharga bagi siswa-siswinya. “Ini bukan hanya sekadar wisata, tetapi juga pembelajaran yang praktis dan menyenangkan. Anak-anak kami bisa langsung merasakan bagaimana menjadi seorang petani, sekaligus memahami pentingnya sektor pertanian untuk kehidupan sehari-hari,” ujar beliau.

Menurutnya, kegiatan semacam ini dapat memotivasi generasi muda untuk lebih tertarik dan menghargai dunia pertanian. “Kami berharap mereka bisa melihat bahwa pertanian itu bukan sesuatu yang kuno atau membosankan, melainkan profesi yang modern, penting, dan memiliki prospek yang sangat baik,” tambahnya.

Program Agroeduwisata Polbangtan Malang diharapkan mampu memperkenalkan dunia pertanian sejak dini, menginspirasi anak-anak muda untuk berinovasi di bidang pertanian, dan mendukung regenerasi petani di masa depan. Dengan kombinasi antara pendidikan, rekreasi, dan pengalaman langsung, konsep ini tidak hanya menarik tetapi juga mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan.