Diseminasi Magang Polbangtan Malang, Bekal Awal Mahasiswa Menembus Dunia Industri

102

Malang – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang melalui Program Studi (Prodi) Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB) menggelar Diseminasi Magang Teknis Pertanian yang diikuti mahasiswa PPB tingkat II, III, dan IV pada Kamis (9/7/2026) di Aula Sasana Giri Sabha Kampus I Polbangtan Malang.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari mahasiswa yang telah menyelesaikan program magang reguler, Program Wirausaha Muda Pertanian (PWMP), maupun magang industri sebagai wadah berbagi pengalaman kepada mahasiswa yang akan mengikuti program serupa.

Acara dibuka oleh Kepala Unit Teknologi Informasi dan Komunikasi sekaligus dosen Prodi PPB Polbangtan Malang, Budi Sawitri.

Diseminasi magang menjadi bagian dari upaya Polbangtan Malang dalam mempersiapkan mahasiswa agar memiliki gambaran nyata mengenai pelaksanaan magang di dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Melalui sesi berbagi pengalaman, para narasumber menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi selama magang, mulai dari proses adaptasi di lingkungan kerja, etika profesional, hingga strategi memilih lokasi magang yang sesuai dengan minat dan kompetensi.

Diseminasi-magang-polbangtan-malangSelain itu, mahasiswa juga berbagi tips dan trik agar peserta magang dapat memanfaatkan kesempatan belajar secara optimal serta memperoleh pengalaman yang bernilai bagi pengembangan kompetensi.

Dalam sambutannya, Budi Sawitri menegaskan bahwa keberhasilan mahasiswa selama menjalani magang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga ditunjang oleh keterampilan komunikasi dan inovasi yang menjadi perhatian utama pihak industri.

“Saat berada di tempat magang, mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja. Pendamping dari dunia usaha dan dunia industri umumnya menilai dua aspek utama, yaitu kemampuan berkomunikasi dan kemampuan berinovasi,” ujar Budi.

Oleh karena itu, lanjut dia, mahasiswa harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pihak di lingkungan kerja sekaligus menunjukkan inisiatif dan inovasi dalam menyelesaikan berbagai tantangan di lapangan.

Ia menambahkan bahwa pengalaman magang merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus membangun karakter profesional.

Sikap disiplin, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama menjadi bekal penting yang akan menentukan kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja maupun menjadi pelaku pembangunan pertanian di masa depan.

Melalui kegiatan ini, Polbangtan Malang berharap mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pelaksanaan magang sehingga mampu mempersiapkan diri sejak dini. (*)