Malang – Menjaga predikat unggul bukan perkara mudah. Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang pun mengerahkan seluruh sumber daya untuk memastikan reakreditasi Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB) berjalan optimal dan memenuhi standar tertinggi yang ditetapkan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM-PTIP).
Melalui kegiatan persiapan reakreditasi yang digelar pada 30 Maret hingga 1 April 2026 di Ruang Diorama Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu, Polbangtan Malang fokus memperkuat seluruh indikator penilaian, baik dari aspek kinerja program studi, tata kelola, hingga capaian luaran pendidikan.
Proses reakreditasi ini menjadi tahapan krusial, karena tidak hanya menentukan status akreditasi program studi, tetapi juga mencerminkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, relevansi kurikulum, serta daya saing lulusan di dunia kerja.
Fokus utama kegiatan diarahkan pada penyempurnaan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan Laporan Evaluasi Diri (LED) sebagai dokumen inti dalam proses akreditasi. Kedua dokumen ini memuat gambaran menyeluruh mengenai capaian kinerja, analisis evaluatif, serta strategi pengembangan program studi ke depan.
Koordinator Akreditasi Polbangtan Malang, Novita Dewi Kristanti, menegaskan bahwa penguatan substansi menjadi kunci dalam mempertahankan akreditasi unggul.
“Proses reakreditasi tidak hanya berbicara tentang kelengkapan dokumen, tetapi bagaimana data yang disajikan valid, konsisten, dan mampu menunjukkan capaian kinerja secara nyata. Seluruh tim berkolaborasi untuk memastikan standar LAM-PTIP dapat terpenuhi secara maksimal,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Jurusan Pertanian Polbangtan Malang, Rika Despita menyampaikan bahwa penyelesaian dokumen dilakukan dengan target yang terukur dan penuh ketelitian.
“Dalam tiga hari pelaksanaan, kami menargetkan dokumen utama dapat tersusun secara optimal. Dengan kerja tim yang solid dan teliti, kami optimis predikat akreditasi unggul yang telah diraih sebelumnya dapat dipertahankan,” ungkapnya. (*)






