MALANG – Kejuaraan Pencak Silat “Kota Pendekar Martial Art Championship 1 tahun 2025” merupakan ajang bergengsi tingkat nasional yang diselenggarakan di Kota Madiun, Jawa Timur.
Kejuaraan tersebut diikuti oleh ratusan atlet pencak silat dari berbagai perguruan dan daerah di seluruh Indonesia. Mereka berkompetisi dalam berbagai kategori, mulai dari usia dini hingga dewasa, putra dan putri. Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang untuk mencari bibit-bibit unggul pencak silat, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi antar atlet dan perguruan.
Dalam kejuaraan tersebut, dua mahasiswa Polbangtan Malang, yaitu Ishak Haryanto Dallo dan Rara Calulla Vania, berhasil menorehkan prestasi. Ishak Haryanto Dallo berhasil meraih medali emas, dan Rara Calulla Vania meraih perak.
Capaian tersebut sejalan dengan arahan Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman bahwa orang yang berprestasi adalah sosok yang fokus pada apa yang menjadi fungsi, peranan dan tanggung jawabnya.

Senada dengan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti pada beberapa kesempatan menyatakan bahwa mahasiswa Polbangtan merupakan kandidat petani milenial dan kewirausahaan muda pertanian terdidik yang menjadi harapan bangsa dan negara.
“Mulai saat ini harus kita didik dan mempersiapkan dan menggenjot mental, ilmu, keterampilan dan lain-lain, agar mereka menjadi petani yang terampil, tangguh dan profesional,” kata Idha Widi Arsanti.
Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas keberhasilan dua mahasiswanya yang berhasil meraih medali dalam kejuaraan bergengsi.
“Prestasi ini merupakan bukti nyata bahwa mahasiswa Polbangtan Malang memiliki kompetensi unggul dan daya saing tinggi,” ujarnya.
“Kami sangat mengapresiasi kerja keras, semangat, dan dedikasi para mahasiswa dalam menghadapi kompetisi ini,” ujarnya.
“Pencapaian ini tidak hanya mengharumkan nama Polbangtan Malang, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus berinovasi dan berprestasi,” sambungnya.
Lebih lanjut, Udrayana menegaskan bahwa Polbangtan Malang akan terus mendukung dan memfasilitasi mahasiswa dalam mengembangkan potensi mereka, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Sehingga keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkontribusi dalam kemajuan pertanian Indonesia.
Kejuaraan Pencak Silat “Kota Pendekar Martial Art Championship 1 tahun 2025” berjalan sukses dan lancar. Selain sebagai ajang kompetisi, kejuaraan ini juga menjadi wadah untuk melestarikan dan mengembangkan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.(*)





