Polbangtan Malang Dorong Kemandirian Petani di Kabupaten Malang Melalui DMSF

125

 MALANG – Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) kembali melaksanakan kegiatan District Multi Stakeholder Forum (DMSF) di Kabupaten Malang. Acara ini resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Malang, Organisasi Petani Milenial, Tim Program YESS, serta dari beberapa perusahaan.

Program YESS diharapkan dapat membuka peluang bagi generasi muda di pedesaan untuk menjadi wirausahawan di bidang pertanian serta mencetak tenaga kerja yang terampil dan kompeten dalam sektor tersebut. Melihat potensi besar yang ditawarkan oleh program ini, pertemuan hari ini menjadi momen penting untuk menyepakati strategi keluar Program YESS di Kabupaten Malang.

Pertemuan ini juga bertujuan untuk memastikan kelanjutan pendampingan bagi petani muda pada tahun 2025, sekaligus mendukung berbagai program strategis nasional.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh hadirin yang telah meluangkan waktunya untuk berpartisipasi dalam Forum Pemangku Kepentingan Tingkat Daerah Program Youth Entrepreneurship Support Services (YESS) hari ini. Semoga pertemuan ini dapat menjadi wadah yang strategis bagi kita semua untuk memperkuat komitmen dan sinergi, terutama dalam mendukung keberhasilan implementasi program YESS di Kabupaten Malang,” kata Wakil Bupati Malang.

Kegiatan DMSF ini bertujuan untuk membangun kesepakatan antara para pemangku kepentingan dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan berbasis klaster komoditas. Upaya ini diharapkan dapat mendukung perkembangan kewirausahaan pemuda di setiap daerah sasaran Program YESS, khususnya di Kabupaten Malang.

Sebanyak 241 kelompok penerima dukungan dari program YESS yang diinisiasi oleh Polbangtan Malang telah menunjukkan berbagai hasil. Beberapa kelompok berjalan dengan baik, sementara lainnya stagnan atau belum berkembang. Evaluasi menyeluruh terhadap kelompok-kelompok ini perlu dilakukan, dengan kerja sama yang lebih erat antara pemerintah daerah dan Polbangtan Malang.

Langkah ke depan, bagi kelompok yang telah menerima bantuan, adalah memberikan pendampingan untuk mencapai kemandirian. Kelompok yang sudah berjalan harus terus diberikan dukungan, sementara kelompok yang belum berkembang perlu diidentifikasi masalahnya dan diberikan perhatian khusus.

Program ini juga mendukung prioritas pemerintah terpilih, terutama dalam bidang ketahanan pangan, dengan fokus pada pemberdayaan petani millennial. Kerja sama antara Polbangtan dan universitas harus diperkuat untuk menyukseskan program ini.

Melalui harmonisasi Program YESS, Pemerintah Kabupaten Malang akan terus berupaya mendukung kebijakan strategis nasional sesuai dengan kewenangan dan tanggung jawab daerah. Semoga forum ini dapat memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan untuk memastikan keberlanjutan Program YESS, sekaligus meningkatkan sektor kewirausahaan dan ketenagakerjaan di bidang pertanian, khususnya bagi petani muda atau petani milenial di Kabupaten Malang,” ujar Wakil Bupati.

Dengan terjalinnya kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya pertanian yang unggul dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi di daerah pedesaan. Melalui sinergi ini, diharapkan Kabupaten Malang dapat menjadi contoh yang inspiratif dalam pengembangan pertanian berkelanjutan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama bagi generasi muda. (*)