Polbangtan Malang Lepas Mahasiswa untuk Upsus Darurat Pangan di 21 Kabupaten

131

MALANG – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meminta adanya komitmen dan kerja sama yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan swasembada pangan Indonesia dapat tercapai dalam waktu yang lebih cepat dan efisien. “Semua pihak diharapkan dapat bersatu untuk memperkuat ketahanan pangan negara” ujar Amran.

Mentan pun optimistis bila hal tersebut dilakukan, maka Indonesia akan lolos dari ancaman krisis pangan dan membantu negara lain di dunia.

Sejalan dengan arahan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengungkapkan bahwa petani dan Penyuluh pertanian adalah aktor utama dalam peningkatan produksi padi nasional dengan cara menambah luas tanam sehingga bertambah luas panen serta meningkatnya produksi padi.

program-upsus-darurat-pangan.jpg

Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong peningkatan produksi di berbagai wilayah, salah satunya di Jawa Timur. Hal ini direalisasikan salah satunya melalui Program Perluasan Areal Tanam (PAT) dan Optimalisasi Lahan yang merupakan bagian dari usaha memitigasi resiko kekurangan pangan.

Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) melaksanakan pelepasan 105 mahasiswa tingkat 3 (semester 6) dalam program Perluasan Areal Tanam (PAT) dan Upaya Khusus (UPSUS) darurat pangan yang diinisiasi oleh Kementerian Pertanian bekerjasama dengan Kodam V Brawijaya serta Dinas Pertanian.

Program tersebut merupakan bagian dari kegiatan magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan untuk mempercepat peningkatan produksi pangan guna mengantisipasi darurat pangan.

Sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak untuk meningkatkan produksi pangan, Kementerian Pertanian meluncurkan program PAT dan Upsus.

Program ini difokuskan pada percepatan perluasan areal tanam dan upaya khusus untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Polbangtan Malang, bersama dengan politeknik pertanian lainnya dan juga Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI) di bawah naungan Kementerian Pertanian, berkomitmen untuk mempersiapkan mahasiswa dalam mendukung inisiatif penting ini.

Pelepasan mahasiswa diawali dengan sesi bimbingan teknis yang komprehensif. Pelatihan online dilaksanakan pada tanggal 5 Juni 2024 serentak di seluruh politeknik lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP). Selanjutnya, pelatihan offline dilaksanakan pada 6 – 8 Juni 2024 di berbagai lokasi yang sesuai dengan penempatan mahasiswa.

Melalui program ini, mahasiswa Polbangtan Malang akan memberikan dukungan dan pendampingan langsung kepada petani lokal di 21 kabupaten di seluruh Jawa Timur. Keterlibatan mereka diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan terhadap keberhasilan pelaksanaan program PAT dan Upsus, memastikan peningkatan luas tanam pangan secara tepat waktu dan efektif.

Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana menyatakan bahwa sebagai respons terhadap kebutuhan mendesak untuk meningkatkan produksi pangan, Kementerian Pertanian meluncurkan program PAT dan Upsus. Program ini difokuskan pada percepatan perluasan areal tanam dan upaya khusus untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Polbangtan Malang, bersama dengan politeknik pertanian lainnya dan PEPI di bawah naungan Kementerian Pertanian, berkomitmen untuk mempersiapkan mahasiswa dalam mendukung inisiatif penting ini.

Melalui program ini, mahasiswa Polbangtan Malang akan memberikan dukungan dan pendampingan langsung kepada petani lokal di 21 kabupaten di seluruh Jawa Timur.

Keterlibatan mereka diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan terhadap keberhasilan pelaksanaan program PAT dan UPSUS, memastikan peningkatan luas tanam pangan secara tepat waktu dan efektif.

“Kepada para mahasiswa, saya ingin menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas dedikasi dan semangat kalian dalam mendukung program ini,” kata Udrayana.

“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk belajar dan berkontribusi bagi masyarakat. Saya yakin, pengalaman ini akan menjadi bekal berharga bagi kalian dalam mengembangkan karier di bidang pertanian,” tutupnya.