MALANG – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang menjadi tuan rumah “Syngenta Goes to Campus”, hasil kolaborasi dengan perusahaan multinasional di bidang pertanian, Syngenta.
Melalui Young Syngenta Indonesia Professional Network (YouSIP), Syngenta Indonesia bekerja sama dengan Polbangtan Malang menyelenggarakan kegiatan yang meliputi on-site recruitment bagi mahasiswa tingkat IV dan alumni, serta sharing session dengan tema Best Practice and Innovation of Agriculture Industry.
Kegiatan ini bertujuan memberikan wawasan kepada mahasiswa mengenai dunia kerja di sektor pertanian setelah lulus, sekaligus mengenalkan lebih dekat peran dan peluang karier di Syngenta.
Bertempat di Aula Sasana Giri Sabha Polbangtan Malang, Jumat (10/04/2026), acara ini dihadiri oleh lebih dari 200 mahasiswa dan alumni Polbangtan Malang.
Hamyana, Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni dalam sambutannya menyampaikan pentingnya memanfaatkan setiap peluang yang ada. Ia menekankan bahwa peluang sekecil apa pun tidak boleh diabaikan, karena bisa menjadi langkah awal menuju sesuatu yang besar di masa depan.
![]()
Ketua Jurusan Pertanian, Rika Despita, menyampaikan harapannya agar semakin banyak alumni Polbangtan Malang yang dapat berkarier di Syngenta. Ia juga berharap peluang magang bagi mahasiswa Polbangtan Malang di Syngenta dapat terus diperluas dengan jumlah peserta yang lebih banyak, sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman langsung di dunia industri.
Pada pelaksanaan on-site recruitment, sebanyak 53 mahasiswa dan alumni mengikuti tahapan tes tulis. Dari jumlah tersebut, sekitar 50 persen peserta berhasil lolos ke tahap wawancara sebagai bagian dari proses seleksi lanjutan.
Sebelum Sharing Session, perwakilan tim HR Syngenta memberikan tips praktis dalam menyusun CV yang efektif. Peserta dianjurkan menggunakan format ATS (Applicant Tracking System) agar CV lebih mudah terbaca dalam proses seleksi digital.
Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan metode STAR (Situation, Task, Action, Result) sebagai strategi menjawab pertanyaan wawancara secara terstruktur. Metode ini membantu kandidat menjelaskan situasi yang dihadapi, tugas yang dijalankan, tindakan yang diambil, serta hasil yang dicapai, sehingga jawaban menjadi lebih jelas dan meyakinkan bagi pewawancara.
Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber dari praktisi industri dan akademisi, yaitu Wahyu Budi Sampurno selaku National Sales Manager, Yuddy Hendratmo sebagai Seed Production Research Lead, Devi Mienanti sebagai Germplasm Development Scientist Tropical Irrigated Corn Indonesia, serta Harwanto selaku Manager Teaching Factory (TEFA) Polbangtan Malang.
Keempat narasumber berbagi pengalaman serta wawasan terkait praktik terbaik dan inovasi di industri pertanian, sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai tantangan dan peluang karier di sektor tersebut.
Wahyu Budi Sampurno, menyampaikan bahwa Inovasi produk menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Ia menegaskan bahwa produk-produk Syngenta dirancang untuk membantu petani dalam mengoptimalkan hasil panen melalui teknologi yang efektif dan berkelanjutan.
Devi Mienanti menambahkan bahwa sebelum meluncurkan suatu produk, Syngenta terlebih dahulu memastikan seluruh proses telah memenuhi standar keamanan. Hal ini dilakukan agar produk yang dihasilkan tidak hanya efektif meningkatkan produktivitas, tetapi juga aman bagi petani dan lingkungan.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri, khususnya dalam mencetak sumber daya manusia pertanian yang kompeten dan siap bersaing. (*)





