MALANG – Pembelajaran tidak harus selalu dilakukan di dalam kelas. Untuk mendukung metode belajar yang lebih menyenangkan dan berbasis praktik, Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan Malang) menggelar kegiatan Agroeduwisata.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi RA Permata Hati, Kamis (7/11/2024), sebagai bagian dari program pengenalan dunia pertanian kepada anak-anak sejak dini. Sebanyak 53 siswa antusias mengikuti rangkaian kegiatan belajar di luar kelas yang dikemas secara menarik dan edukatif.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebelumnya mendorong generasi muda untuk tidak ragu berkecimpung di sektor pertanian. Ia mengungkapkan bahwa sektor ini memiliki potensi besar untuk mendukung perekonomian dan mencetak pengusaha sukses.
“Tekad kuat dan kerja keras, mengubah nasib mereka, sehingga mampu bangkit dari keterpurukan ekonomi masa lalu,” jelas Mentan Amran.
Idha Widi Arsanti, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), menekankan betapa pentingnya peran yang dimainkan oleh generasi muda dalam industri pertanian.
“Saat ini, petani kita sudah semakin tua, sedangkan kebutuhan pangan tidak semakin sedikit. Itulah mengapa sangat penting mendorong regenerasi petani, yang tentunya akan menyokong ketahanan pangan,” ujar Idha.
Idha Widi Arsanti menambahkan Agroeduwisata sebagai sarana bisnis dan edukasi kepada masyarakat.
“Sehingga agroeduwisata dapat dijadikan sebagai tempat atau sarana pembelajaran dan meningkatkan kecintaan kaum milenial dari usia dini terhadap dunia pertanian”, jelas Santi.
Polbangtan Malang menyediakan berbagai aktivitas menarik dalam program ini. Anak-anak diajak mengenal jenis-jenis tanaman sayur, belajar menanam dan memanen, hingga berkeliling dengan traktor. Selain itu, mereka juga mendapat penjelasan tentang budidaya sapi perah dan kambing. Mini games turut disediakan untuk meningkatkan interaksi anak-anak dengan lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat lebih mencintai dunia pertanian serta memahami pentingnya konsumsi sayuran untuk kesehatan tubuh. Agroeduwisata Polbangtan Malang pun menjadi sarana efektif untuk mengembangkan kecintaan generasi muda terhadap alam dan pertanian. (*)








