Polbangtan Malang Kenalkan Dunia Pertanian Sejak Dini melalui Agroeduwisata
MALANG – Seperti disampaikan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, agar anak muda tidak ragu menjadi pengusaha yang bergelut di sektor pertanian. Pasalnya, 8 dari 10 pengusaha terkaya bergerak di sektor pertanian.
“Tekad kuat dan kerja keras, mengubah nasib mereka, sehingga mampu bangkit dari keterpurukan ekonomi masa lalu,” jelas Mentan Amran.
Idha Widi Arsanti, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan), menekankan betapa pentingnya peran yang dimainkan oleh generasi muda dalam industri pertanian.
“Saat ini, petani kita sudah semakin tua, sedangkan kebutuhan pangan tidak semakin sedikit. Itulah mengapa sangat penting mendorong regenerasi petani, yang tentunya akan menyokong ketahanan pangan,” ujar Idha.
Idha Widi Arsanti menambahkan Agroeduwisata sebagai sarana bisnis dan edukasi kepada masyarakat.
“Sehingga agroeduwisata dapat dijadikan sebagai tempat atau sarana pembelajaran dan meningkatkan kecintaan kaum milenial dari usia dini terhadap dunia pertanian”, jelas Santi.
Kegiatan belajar mengajar tidak hanya dilakukan di dalam kelas saja, namun dapat pula dilakukan di luar kelas terutama pada pembelajaran yang sifatnya observasi lapangan.
Untuk itu, siswa-siswi TK Masjid Agung Jami’ Kota Malang mengunjungi Politeknik Pembangunan Pertanian Malang (Polbangtan) Malang untuk melaksanakan kegiatan Agroeduwisata, sebagai program pengenalan anak sekolah dasar di bidang pertanian, Rabu (16/10/2023).
Kegiatan wisata edukasi yang dilakukan oleh TK Masjid Agung Jami’ tersebut merupakan salah satu wujud nyata dalam pengenalan pertanian sejak dini terhadap para peserta didiknya dan merupakan salah satu upaya sekolah mengimplementasikan pembelajaran yang telah dilakukan di kelas.
Kunjungan TK Masjid Agung Jami’ ke Polbangtan Malang, dilakukan oleh siswa-siswi sebanyak 115 siswa dan 27 pendamping. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dunia pertanian kepada anak-anak, sekaligus belajar di luar kelas yang dikemas dengan pembelajaran pertanian secara menyenangkan
Polbangtan Malang dalam layanan kunjungan wisata edukasinya, para instruktur dan teknisi secara khusus memberikan materi pengenalan tanaman sayuran, perawatan tanaman, belajar menanam, memanen, Tour keliling naik traktor, dan Mini games, serta diberikan penjelasan tentang budidaya sapi perah dan kambing.
Dengan kegiatan ini diharapkan anak-anak dapat merasakan begitu dekatnya dengan alam memiliki rasa cinta terhadap sayuran terutama begitu pentingnya kita untuk mengkonsumsi sayur agar memiliki tubuh yang sehat dan kuat. (*)









